Informasi Visa

Bebas visa dengan sistem registrasi pra keberangkatan bagi WNI pemegan e-pasport

Bebas visa bagi WNI pemegang e-paspor, dengan melakukan registrasi pra keberangkatan, akan secara aktif diberlakukan mulai 1 Desember 2014.

1.Objek

Warga Negara Indonesia pemegang IC passport/e-paspor (paspor dengan logo chip di bagian sampul depan) sesuai standar ICAO (International Civil Aviation Organization), melakukan registrasi e-paspor di Kantor Perwakilan Negara Jepang (Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal Jepang/Kantor Konsulat Jepang) di Indonesia dan diberi stiker bebas visa di dalam paspornya sebelum keberangkatan.

Jika tidak termasuk ojek ini harus melakukan permohonan visa seperti biasa.

2.Regisurasi bebas visa

WNI yang telah melakukan registrasi e-paspor akan diberikan stiker bebas visa oleh Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Tujuan Perjalanan : kunjungan singkat (Wisata, bisnis, kunjungan keluarga, kunjungan teman, atau kunjungan singkat lainnya)
  • Masa tinggal : 15 hari
  • Masa berlaku : 3 tahun atau sampai batas akhir berlaku paspor(Bila masa berlaku paspor kurang dari 3 tahun. Mengikuti masa berlaku yang terpendek.)
  • Persyaratan dokumen:E-paspor dan registration formpdf
  • Biaya : gratis
  • Proses registrasi : 2 hari kerja (Hasil proses diserahkan hari berikutnya)

3.Tata cara registrasi pra keberrangkatan

(1)Pemohon atau perwakilan pemohon membawa e-paspor dan registration formpdf ke Kantor Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat di Indonesia untuk diregistrasi.

(2)Kedutaan/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat akan menerima berkas permohonan, melakukan proses registrasi, menempelkan stiker bebas visa, dan menyerahkannya pada pemohon kembali.

(3)Yang bersangkutan dapat melakukan perjalanan ke Jepang untuk masa tinggal maksimal 15 hari, berkali-kali hingga masa berlaku stiker tersebut habis, tanpa perlu melakukan registrasi lagi di tiap kali perjalanan.

(4)Bagi pemohon bebas visa yang tidak dikabulkan permohonannya, harus melakukan permohonan visa seperti biasa.

4.Perhatian

(1)WNI pemegang paspor selain e-paspor tetap memerlukan VISA untuk masuk ke Jepang. Bebas VISA hanya berlaku untuk kunjungan maksimal 15 hari, bila berencana untuk tinggal lebih dari 15 hari, atau tujuan bekerja di Jepang, wajib mengajukan permohonan VISA dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

(2)Bila ada penggantian paspor atau perubahan nama di paspor, wajib melakukan registrasi kembali dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

(3)WNI pemegang e-paspor yang masuk ke Negara Jepang tanpa melakukan registrasi bebas VISA sebelumnya, akan dicekal di Bandara Jepang. Karena itu, registrasi ini wajib dilakukan sebelum keberangkatan. Selain itu, ada kalanya petugas Imigrasi Bandara akan menanyakan tujuan kedatangan, masa tinggal, ataupun informasi lainnya yang dibutuhkan, termasuk diminta untuk menunjukan tiket pulang-pergi maupun tiket menuju Negara lain. Dari hasil tanya jawab oleh petugas Imigrasi tersebut dimungkinan yang bersangkutan tidak dapat masuk ke Jepang.

(4)Bagi WNI yang pernah dideportasi, dalam masa cekal, pernah melakukan pelanggaran hukum baik di Jepang dan atau pelanggaran hukum di Negara lain dan pernah menjalani masa tahanan 1 tahun atau lebih, tidak dapat masuk ke Jepang meskipun setelah berlakunya sistem registrasi pra keberangkatan.

5.Perbedaan paspor biasa dan e-paspor sesuai standar ICAO

インドネシア旅券見本

Tata cara pengurusan Visa masuk ke Jepang

Berikut ini merupakan tata cara pengurusan permohonan visa untuk kepentingan jangka pendek (maksimum 90 hari) dengan tujuan kunjungan keluarga, kunjungan teman, kunjungan wisata, dan lain-lain bagi yang tidak berlaku bebas visa dengan sistem registrasi pra keberangkatan. Syarat-syarat dokumen yang harus dilengkapi untuk memohon Visa berbeda sesuai dengan kewarganegaraan dari pemohon Visa.

  1. Permohonan Visa untuk kepentingan jangka pendek meliputi tujuan sebagai berikut :
    1. pertukaran budaya, pertukaran antar pemerintah daerah dan kota, pertukaran olahraga, dan lain-lain.
    2. tinggal sementara dengan tujuan bisnis seperti, menghadiri pertemuan, konsultasi bisnis, after service (perawatan setelah penjualan), promosi, penelitian pasar, dan lain-lain. tinggal sementara dengan tujuan bisnis seperti, menghadiri pertemuan, konsultasi bisnis, after service (perawatan setelah penjualan), promosi, penelitian pasar, dan lain-lain.
  2. Permohonan Visa untuk kunjungan keluarga atau teman yaitu datang ke Jepang dengan tujuan mengunjungi pengundang yang merupakan kerabat (kerabat inti, pasangan, orang yang merupakan kerabat sedarah yaitu sampai batas nenek/kakek buyut, paman/bibi, cucu, dan buyut), sahabat (termasuk teman), atau tujuan wisata.

Catatan : Berdasarkan tujuan yang manapun tersebut di atas, tidak diperkenankan untuk melakukan kegiatan yang menghasilkan pemasukan atau menarik pemasukan.

Hal-hal umum yang perlu diperhatikan dalam permohonan Visa (Penting)

1. Pengundang dan penjamin, harus mempersiapkan dokumen "Dari Pihak Jepang" yang tercantum pada bagian akhir persyaratan permohonan Visa. Seluruh dokumen kecuali yang ditandai harus disertai dengan dokumen yang asli.

2. Apabila dokumen tersebut di atas telah lengkap, dikirim kepada pemohon Visa (pastikan agar tidak mengirimnya ke Konsulat Jenderal Jepang). Dokumen yang dikirim adalah dokumen asli yang tidak dikirim melalui email atau fax. Disarankan bagi pengundang untuk menyimpan salinan fotocopy dokumen yang telah dikirim.

3. Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar hanya menerima permohonan Visa yang diajukan oleh pemohon yang berdomisili di propinsi Bali, NTB, dan NTT. Bagi pemohon yang berdomisili di luar propinsi tersebut, silahkan untuk mengajukan permohonan kepada Konsulat Jenderal Jepang yang memiliki wilayah kerja blank pada daerah yang bersangkutan. Apabila dokumen telah lengkap, pemohon Visa dapat mengajukan permohonan ke Konsulat Jenderal Jepang. Masing-masing dokumen yang diserahkan adalah dokumen yang dikeluarkan dalam tiga bulan terakhir (dokumen yang memiliki masa berlaku, tidak boleh melewati masa berlaku tersebut). Seluruh dokumen yang diserahkan pada saat memohon Visa tidak dapat dikembalikan kepada pemohon Visa.

4. Keputusan dapat atau tidak dapat dikeluarkannya Visa diketahui tiga hari setelah pengajuan permohonan Visa, hal tersebut disesuaikan dengan jenis dan kondisi permohonan Visa.

5. Masa berlaku Visa pada umumnya adalah tiga bulan dan tidak dapat diperpanjang.

6. Untuk mengetahui keputusan dapat atau tidak dapat dikeluarkannya Visa, pemohon Visa dapat menghubungi Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar melalui telepon pada hari yang telah di tentukan.

7. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam hal mempersiapkan dokumen yang dilakukan oleh pihak Jepang :

(1) Shoheiriyusho (Surat Undangan Disertai Alasan Mengundang)

Catatan : formulir "Surat Undangan Disertai Alasan Mengundang" (ukuran kertas A4)

(A) Surat ditujukan kepada Konsulat Jenderal Jepang
(B) Melengkapi tujuan masuk ke Jepang dengan rencana kegiatan yang akan dilakukan di Jepang (jelaskan dengan rinci, bukan dengan keterangan singkat seperti "wisata, kunjungan teman, atau kunjungan keluarga").
(C) Pada kolom pengundang, pastikan agar alamat, nama lengkap, dan nomor telepon, serta stempel tertulis dengan jelas (bagi orang asing yang tidak memiliki stempel dapat menuliskan tanda tangan).

Bagi organisasi atau perusahaan, diwajibkan untuk melengkapi surat dengan tanda tangan dan stempel kantor resmi(Daihyosha-in, Yakushoku-in atau Sha-in).

(D) Nama pemohon ditulis dengan huruf romawi. Apabila jumlah pemohon Visa lebih dari satu orang, maka di belakang nama perwakilan pemohon Visa ditulis "[jumlah] orang pemohon lainnya, sesuai dengan yang tercantum pada daftar nama". Kemudian, mengenai kewarganegaraan, nama, pekerjaan, serta tanggal lahir seluruh peserta dilampirkan dalam daftar nama.
(E) Pastikan untuk melengkapi tanggal, bulan, dan tahun pada formulir saat itu juga (jangan sampai kosong, tidak dibenarkan apabila dilengkapi, diganti, ditambahkan, atau dikurangi di kemudian hari).

(2) Taizaiyoteihyo (Jadwal Perjalanan)

Catatan : formulir "Jadwal Perjalanan" (ukuran kertas A4)

(A) Pastikan untuk mengisi tanggal kedatangan di Jepang dan keberangkatan pulang ke Indonesia. Selain itu, diharapkan untuk mengisi nama maskapai penerbangan dan bandara yang akan digunakan apabila jadwal penerbangan telah ditentukan.
(B) Mengisi keterangan lengkap mengenai tempat tinggal di Jepang (apabila hotel, harap menulis nama hotel, alamat, dan nomor telepon).
(C) Menulis rencana kegiatan sehari-hari saat tinggal di Jepang. Apabila suatu kegiatan dilakukan berkelanjutan dalam beberapa hari, maka dapat ditulis dengan (thn/bln/tgl~thn/bln/tgl).

(3) Mimotohoshosho (Surat Jaminan)

Catatan : formulir "Surat Jaminan" (ukuran kertas A4)

(A) Pastikan untuk melengkapi semua hal yang tertulis pada surat jaminan (lengkapi dengan stempel), apabila tidak lengkap, maka tidak akan diterima.
(B) Hal-hal lain diterangkan dalam "Surat Undangan Diserta Alasan Mengundang".

(4) Kosekitohon (Family Register)

Merupakan dokumen asli yang dikeluarkan oleh kepala daerah setempat pada tiga bulan terakhir.

(5) Shotokushomeisho (Bukti Penghasilan)

Merupakan dokumen asli bukti penghasilan berupa sertifikat yang dikeluarkan oleh kepala daerah setempat yang menerangkan tentang pendapatan pada tahun sebelumnya (apabila tidak ada, menyerahkan bukti penghasilan 2 tahun sebelumnya).

(6) Nozaishomeisho (Bukti Pembayaran Pajak)

Mempersiapkan bukti pembayaran pajak berupa sertifikat (formulir 2) yang dikeluarkan oleh kepala kantor pajak daerah setempat yang menerangkan pendapatan yang diperoleh pada tahun sebelumnya (apabila tidak ada, menyerahkan bukti pembayaran pajak 2 tahun sebelumnya).

(7) Berikut ini adalah dokumen yang terkait dengan tujuan mengundang yaitu kepentingan bisnis jangka pendek:

(A) Pada prinsipnya, organisasi pengundang adalah orang yang sah menurut hukum, organisasi, atau organisasi pemerintah maupun daerah. Dalam hal suatu universitas di bawah nama seorang profesor mengundang dengan tujuan pertukaran, hal tersebut diijinkan.
(B) Bagi organisasi yang telah terdaftar sebagai kesatuan yang berbadan hukum, wajib menyerahkan Hojin-Tokibotohon (SIUP) yang dikeluarkan dalam tiga bulan terakhir (tidak berlaku bagi organisasi pemerintah atau daerah).
(C) Bagi organisasi yang belum terdaftar sebagai kesatuan yang berbadan hukum, dapat menyerahkan Kaisha/Dantai Gaiyosetsumeisho (Surat Keterangan Perusahaan/Organisasi). Formulir untuk membuat surat keterangan tersebut ditulis pada kertas A4 dengan judul "Surat Keterangan Organisasi atau Perusahaan".
(D) Apabila mengundang melalui profesor universitas atau perorangan, maka harus melampirkan Zaishokushomeisho (Surat Keterangan dari Tempat Kerja).

8. Biaya Visa dapat dilihat halaman Biaya Visa.

Tujuan Bekerja atau Tinggal dalam Waktu Lama

Apabila permohonan Visa dibuat dengan tujuan untuk bekerja atau tinggal bersama keluarga di Jepang, maka sangat penting bagi penjamin/pengundang untuk mengurus Certificate of Eligibility. Kemudian pemohon Visa menyerahkan Certificate of Eligibility yang asli tersebut pada saat mengajukan permohonan Visa di Kedutaan Besar Jepang atau Konsulat Jenderal Jepang.

Untuk mengajukan permohonan Certificate of Eligibility, penjamin/pengundang di Jepang dapat menanyakan kepada Kantor Imigrasi Departemen Hukum setempat (tidak dapat diajukan kepada Departemen Luar Negeri).

Persyaratan Dan Formulir Permohonan Visa

1.Persyaratan Permohonan Visa

2.Formulir permohonan dan lain-lain

(1) Sashoshinseisho (Formulir Permohonan Visa) Bahasa Inggris pdf(Formulir ini adalah formulir yang baru. Formulir lama berlaku s/d 30 April 2012)

(2) Contoh pengisian Sashoshinseisho Bahasa Indonesiapdf

(3) Shoheiriyusho (Surat Undangan Disertai Alasan Mengundang) Jepang pdf Inggris pdf

(4) Daftar nama pemohon Visa Jepang pdf Inggris pdf

(5) Taizaiyoteisho (Jadwal Perjalanan) Jepang pdf Inggris pdf

(6) Contoh penulisan Taizaiyoteisho Jepang pdf Inggris pdf

(7) Mimotohoshosho (Surat Jaminan) Jepang pdf Inggris pdf

(8) Kaisha/dantai gaiyosetsumeisho (Surat Keterangan Perusahaan /Organisasi) Jepang pdf Inggris pdf

FAQ mengenai Visa

Q1: Dokumen apa sajakah yang diperlukan untuk mengajukan permohonan Visa?

A1: Dokumen yang diperlukan, secara lengkap dapat dapat dilihat "Persyaratan Permohonan Visa pdf". Apabila terdapat hal yang kurang jelas, silahkan bertanya langsung ke Konsulat Jenderal Jepang.

Q2: Apakah diperlukan Visa untuk transit di Jepang saat hendak pergi ke Amerika?

A2: Pada dasarnya untuk dapat memasuki Jepang diperlukan Visa, tetapi apabila hanya transit di bandara dan tidak keluar dari bandara, tidak diperlukan Visa. Apabila tujuannya adalah tidak untuk mengunjungi Jepang, maka dalam hal ini diperlukan Visa transit.

Q3: Apakah dengan Visa transit dapat masuk ke Jepang dengan tujuan bisnis?

A3: Tidak bisa. Visa transit adalah Visa yang digunakan dengan tujuan pergi ke luar negeri melalui Jepang dengan cara tinggal sementara di Jepang. Informasi mengenai Visa bisnis dapat dilihat "Persyaratan Permohonan Visa pdf"

Q4: Apakah Visa diperlukan apabila suami/istri adalah orang Jepang?

A4: Ya.

Q5: Apakah Multiple Visa yang ada pada paspor yang lama masih berlaku apabila telah membuat paspor yang baru?

A5: Ya, berlaku. Dapat pula dipindahkan ke paspor yang baru dengan mengajukan permohonan kepada Konsulat Jenderal Jepang setempat untuk mengisi formulir pemindahan, menyerahkan foto serta kedua paspor (paspor lama & baru).

Q6: Mohon diinformasikan tentang masa berlaku Visa dan jangka waktu tinggal?

A6: Masa berlaku Visa tertulis pada [ Date of expiry ]di sebelah kanan atas Visa. Single Visa hanya dapat digunakan satu kali, sedangkan Multiple Visa dapat digunakan beberapa kali selama masih dalam masa berlaku.
Jangka waktu tinggal adalah jangka waktu yang tertera pada [ For stay (s) of ], tetapi pihak imigrasi Jepanglah yang memutuskan jangka waktu tinggal dan memberikan landing permision.
Jangka waktu tinggal yang sebenarnya menjadi jangka waktu yang tertera pada landing permision. Misalnya, masa berlaku 1 April 2010, bagi yang mempunyai Visa dengan masa tinggal 90 hari, harus masuk ke Jepang paling lambat tanggal 1 April 2010. Dapat tinggal 90 hari terhitung sejak hari saat masuk ke Jepang.

Q7: Apakah masa berlaku Visa dapat diperpanjang?

A7: Tidak bisa. Harus mengajukan permohonan Visa lagi untuk memperoleh Visa.

Q8: Dengan tujuan wisata, apabila saat mengajukan permohonan Visa, tempat tinggal belum pasti, apakah pada formulir Permohonan Visa dan Jadwal Perjalanan dapat dikosongkan?

A8: Tidak, formulir Permohonan Visa dan Jadwal Perjalanan harus diisi dengan lengkap.

Q9: Berapa jumlah minimal saldo di bank yang diperlukan?

A9: Jumlah yang diperlukan harus mencukupi kebutuhan selama tinggal di Jepang.

Q10: Kewarganegaraan apa sajakah yang memerlukan Visa untuk masuk ke Jepang?

A10: Kewarganegaraan Indonesia. Untuk kewarganegaraan yang lain dapat dilihat Homepage Kemenlu Jepang. Icon External

Q11: Apabila Certificate of Eligibility hilang, apakah bisa menggunakan salinan fotocopynya?

A11: Tidak, silahkan menghubungi penjaminnya di Jepang agar dikirimkan kembali yang aslinya.

Q12: Dalam hal tidak dapat masuk ke Jepang saat Re-Entry Permit masih berlaku. Apakah Re-Entry Permit bisa diperpanjang?

A12: Bisa, jika terdapat alasan yang sah. Selama Re-Entry Permit masih berlaku dan tidak melebihi 6 tahun sejak diterbitkan (7 tahun bagi "Special Permanent Residence"), Re-Entry Permit bisa diperpanjang 1 kali untuk max. 1 tahun dengan tidak melewati batas masa tinggal. Silahkan mengajukan permohonan dengan mengisi formulir permohonan dan membawa "Residence Card" dan Paspor ke kantor kami.

Namun, jika Anda keluar Jepang dengan "Special Re-Entry Permit", perpanjangan tidak bisa dilakukan dengan alasan apapun.

Silahkan menghubungi Immigration Information Centre, No. Telp: +81-3-5796-7112 atau Kantor Imigrasike web imigrasi Jepang tempat mengurus Residence Card di Jepang untuk informasi selengkapnya.

Q13: Bagi yang berkewarganegaraan China, Rusia, dan NIS, apakah dapat mengajukan permohonan Visa dengan syarat-syarat dokumen seperti yang tercantum?

A13: Tidak cukup hanya dokumen-dokumen tersebut saja, tetapi diperlukan penjamin orang Jepang. Terlepas daripada ada atau tidaknya yang menanggung biaya bagi pemohon Visa, pada saat mengajukan permohonan hendaknya menyertakan dokumen mengenai biaya untuk pergi ke luar negeri yang ditanggung oleh pihak penjamin yang terdapat pada daftar dokumen pengajuan permohonan Visa. Proses untuk memutuskan mengenai dapat dikeluarkan atau tidaknya Visa, memerlukan waktu yang lebih lama dari yang biasanya.

Q14: Mohon diberikan penjelasan tentang alasan penolakan Visa.

A14: Alasan penolakan adalah karena permohonan tidak memenuhi kriteria pengeluaran Visa. Icon External Alasan yang lebih mengkhusus tidak dapat kami jelaskan, hal ini kami lakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan informasi seperti masuk atau memasukkan seseorang ke Jepang dengan tujuan ilegal, dan lain-lain. Selain itu, informasi tersebut juga dikhawatirkan dapat mengganggu proses penyeleksian Visa di kemudian hari, dimana hal tersebut memiliki dampak negatif bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat Jepang. Kemudian, dalam The Administrative Procedure Act, pasal 3 ayat 1 nomor 10 yang mengatur "hal-hal terkait penanganan imigrasi bagi warga asing" terdapat pengecualian kewajiban untuk menunjukkan kriteria seleksi atau alasan penolakan dan lain-lain.

Q15: Jika saya kehilangan paspor yang di dalamnya tercantum "Re-Entry Permit" atau "Special Re-Entry Permit" saat pulang ke Indonesia, apakah Re-Entry Permit tersebut dapat dikeluarkan oleh Konsulat-Jenderal Jepang?

A15: Tidak bisa. Setelah Anda memperoleh paspor baru, mintalah penjamin atau kerabat Anda di Jepang untuk mengajukan permohonan penerbitan "Certificate of Re-Entry Permit Deadline" ke imigrasi setempat. Rincian prosedur ini dapat ditanyakan ke Kantor Imigrasike web imigrasi Jepang tempat Anda mengajukan permohonan.

Mintalah agar "Certificate of Re-Entry Permit Deadline" tersebut dikirimkan kepada Anda dan serahkan sertifikat tersebut saat pemeriksaan Imigrasi di Jepang.

Apabila Anda telah memohon visa baru, maka status tinggal sebelumnya tidak berlaku lagi.

Visa Kunjungan Medis

Visa Kunjungan Medis adalah Visa yang dikeluarkan untuk pasien warga negara asing yang akan pergi ke Jepang dengan tujuan medis (termasuk pemeriksaan kesehatan lengkap). Visa ini juga dikeluarkan bagi orang yang mendampingi pasien.

Informasi lebih jelas mengenai Visa Kunjungan Medis, dapat dilihat di Homepage Kemenlu Jepang

Mengenai Kemudahan dalam Prosedur Pengajuan Multiple Visa untuk Kunjungan Sementara Singkat Bagi Warga Negara Indonesia

Sejak 1 september 2012, Pemerintah Jepang menetapkan Kebijakan Pemberian Multiple VISA kepada WNI yang sedang berdomisili di Indonesia untuk tujuan perjalanan singkat wisata, kunjungan keluarga, dan atau kunjungan singkat lainnya ke Jepang. Kemudian terhitung sejak 1 Juli 2013, kebijakan Multiple VISA tersebut direvisi, perpanjangan masa tinggal dari 15 hari menjadi 30 hari/ kali kedatangan.

Per 30 September 2014, prosedur penerbitan Multiple VISA diperbarui kembali seperti tersebut dalam “Hal-hal Pokok Mengenai Kemudahan dalam Prosedur Pengajuan Multiple VISA” di bawah ini.

Kebijakan tersebut di atas juga diberlakukan bagi warga negara Vietnam dan Filipina.

Hal-hal Pokok Mengenai Kemudahan dalam Prosedur Pengajuan Multiple VISA

  1. Pengajuan Permohonan VISA di Negara lain
    Pada prosedur permohonan Multiple VISA sebelumnya ditetapkan, permohonan multiple VISA hanya dapat dilakukan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berdomisili di Indonesia saja. Namun pada prosedur terbaru ini, WNI yang sedang berdomisili di Negara lain (hanya WNI yang memiliki status tinggal jangka panjang di Negara tersebut) juga dapat mengajukan Multiple VISA di Kantor Perwakilan Negara Jepang (Kedutaan Jepang atau Kantor Konsulat Jenderal Jepang) setempat.
  2. Pemohon WNI dengan keluarga (suami/ istri/ anak) Berkewarganegaraan Berbeda
    WNI pemohon multiple VISA yang termasuk dalam kategori "WNI dengan kemampuan ekonomi cukup" dan memiliki keluarga (suami/ istri/ anak) dengan kewarganegaraan yang berbeda (Warga Negara Indonesia, Vietnam, maupun Filipina), kepada mereka juga dimungkinkan untuk diberikan multiple VISA.
  3. Perluasan Objek Multiple VISA
    Pada prosedur sebelumnya disebutkan tentang syarat: pernah ke Jepang untuk tujuan perjalanan sementara singkat di rentang waktu 3 (tiga) tahun terakhir (dan memiliki kemampuan ekonomi cukup). Pada prosedur terbaru ini, ketentuan tersebut diperluas menjadi "WNI yang memiliki riwayat pergi ke Jepang, dan riwayat bepergian ke Negara-negara G7 (frekuensi lebih dari 1 kali) sebagai pengganti syarat "menunjukkan bukti kemampuan ekonomi", dalam 3 tahun terakhir untuk tujuan perjalanan sementara singkat.
  4. Kemudahan Kelengkapan Dokumen Pengajuan Multiple VISA
    Pada prosedur sebelumnya disebutkan tentang salah satu kriteria "Karyawan/pekerja yang memiliki kemampuan ekonomi cukup". Pada prosedur terbaru ini, definisi kriteria "Karyawan/Pekerja" diperluas menjadi "WNI yang memiliki kemampuan ekonomi cukup". Untuk menunjukkan kemampuan ekonomi tersebut, pemohon diminta untuk melampirkan dokumen penunjang yang memadai, dapat berupa salinan rekening tabungan, bukti kepemilikan properti, dan bukti lainnya.
  5. Perpanjangan Masa Berlaku Multiple VISA
    Pada prosedur sebelumnya, masa berlaku Multiple VISA maksimal 3 (tiga) tahun, namun pada prosedur baru, masa berlaku VISA diperpanjang hingga maksimal 5 (lima) tahun ( ada kalanya multiple hanya diberikan 3 tahun atau bahkan 1 tahun saja).

Visa untuk Paket/Group tour bagi WNI oleh Travel agent ditunjuk

Untuk lebih meningkatkan hubungan persahabatan Jepang dan Indonesia, terhitung sejak tanggal 20 November 2014, WNI yang berkunjung ke Jepang untuk tujuan Paket/Group Tour yang diselenggarakan oleh Travel Agent lokal yang telah ditunjuk oleh Kedutaan Besar Jepang/Kantor Konsulat Jepang di Indonesia (selanjutnya akan disebut sebagai Travel Agent yang dDitunjuk), dapat mengajukan permohonan VISA kunjungan singkat untuk sekali masuk (single entry) dengan keringanan persyaratan dokumen. Dengan berlakunya sistem ini, pemohon VISA tidak perlu lagi melampirkan dokumen yang menunjukkan kemampuan ekonomi (bukti keuangan).

    1.Objek

    Warga Negara Indonesia yang mengikuti kegiatan paket/group tour yang diselenggarakan oleh Travel Agent Yang Dditunjuk.

    2.Ketentuan Paket/Group Tour

    ・Paket/Group tour untuk tujuan wisata yang dikelola sepenuhnya oleh Travel Agent yang dDitunjuk seperti yang tersebut di bawah ini.

    ・Masa tinggal di Jepang kurang dari 15 hari, mengikuti kegiatan dan akomodasi yang diatur oleh Travel Agent yang dDitunjuk. Reservasi hotel ataupun akomodasi lainnya oleh pemohon pribadi TIDAK diperkenankan (tidak termasuk dalam kategori di sistem ini)

    *untuk info lengkap mengenai tour, silahkan konfirmasi ke travel agent masing-masing.

    3.Proses Permohonan VISA

    (1)Dokumen permohonan VISA diajukan oleh Travel Agent yang ditunjuk

    Permohonan dan pengambilan hasil VISA dilakukan secara kolektif oleh Travel Agent yang Ditunjuk di Kedutaan Jepang di Indonesia/ Kantor Konsulat Jepang di Indonesia.

    (2)Persyaratan Dokumen permohonan VISA oleh pemohon (diserahkan kepada Travel Agent yang ditunjuk)

    a. Paspor

    b. Formulir yang telah diisi dan ditempel pasfoto

    c. fotokopi KTP

    4.Daftar Travel Agent yang ditunjuk

    PT. BAYU BUANA TBK. TRAVEL SERVICESpdf
    Tel:0361-755788

    PT. JTB INDONESIApdf
    Tel:0361-708761

TOP